<h2> Ingin Terlihat Fresh Saat Foto Prewedding? Begini Baranya</h2> <div> <br /> <table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-8OVxYDzpa5HALVMesT5a4bF0u80MCqjCADN3m1aUyG4hbNxxkYdEHLgc_FVrT9mz7_SPHsWVb0bGvBGHZXXA2u5RuFlCK2IKT0nNFJGZs5RHzabwItGX_gipEMNJipFBxZ3-OGnRn2Q/s1600/agar-terlihat-lebih-fresh-saat-fotoprewedding.png" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img alt="Ingin terlihat fresh saat foto prewedding? begini caranya" border="0" data-original-height="480" data-original-width="478" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-8OVxYDzpa5HALVMesT5a4bF0u80MCqjCADN3m1aUyG4hbNxxkYdEHLgc_FVrT9mz7_SPHsWVb0bGvBGHZXXA2u5RuFlCK2IKT0nNFJGZs5RHzabwItGX_gipEMNJipFBxZ3-OGnRn2Q/s320/agar-terlihat-lebih-fresh-saat-fotoprewedding.png" title="Ingin terlihat fresh saat foto prewedding? begini caranya" width="318" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;"><i>pict by @inspirasiprewedding_</i></td></tr> </tbody></table> <br /> Foto prewedding memang menjadi suatu hal yang sangat krusial dalam sebuah pernikahan, karena ini akan menjadi kenang-kenangan sekali seumur hidup. Maka dari itu, setiap pasangan pasti ingin memiliki penampilan yang maksimal pada saat sesi pemotretan. Lalu bagaimana sih cara untuk tampil fresh pada saat foto prewedding?<br /> <br /> Agar penampilan anda terlihat fresh pada saat foto prewedding, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dimulai dari pemilihan lokasi, kostum, aksesoris, make-up, dan juga gaya rambut.<br /> <br /> Untuk tiga point pertama yaitu lokasi, kostum dan aksesoris pendukung mungkin sudah menjadi tanggung jawab fotografer, untuk make-up dan gaya rambut ini yang biasanya sedikit kesulitan. Namun anda jangan kuatir karena kami akan membagikan beberapa tips terkait hal tersebut.<br /> <br /> <h3> Ingin Terlihat Fresh Saat Foto Prewedding? Begini Baranya</h3> <br /> <h4> 1.<span style="white-space: pre;"> </span>Make-up dan hairdo</h4> Mungkin anda akan berfikir hal ini tidak penting karena kita sudah menyewa jasa makeup artist, namun perlu anda ketahui bahwa tidak semua makeup artist itu mampu merias wajah menjadi semakin cantik pada saat di depan <a href="http://dasarfotografii.blogspot.com/2016/08/nikon-coolpix-w100-kamera-tahan-air.html" target="_blank">kamera</a>.<br /> <br /> Bicarakan hal ini terlebih dahulu, agar makeup yang digunakan sesuai dengan karakter wajah dan akhirnya membuat anda menjadi lebih percaya diri, yang pada kahirnya akan terlihat makin natural.<br /> <br /> <h4> 2.<span style="white-space: pre;"> </span>Pemilihan warna baju</h4> Selanjutnya yaitu menyesuaikan warna baju dengan warna yang ada disekitar lokasi. Jika kamu ingin menghadirkan konsep alam yang penuh dengan warna hijau, itu berarti anda membutuhkan baju dengan warna terang.<br /> <br /> Jangan memiih warna tua, karena hal ini akan berbenturan dengan warna hijau yang akhirnya akan membuat penampilan anda menjadi tidak fresh.<br /> <br /> <h4> 3.<span style="white-space: pre;"> </span>Pemilihan corak</h4> Pemilihan corak baju juga harus kita perhatikan, meskipun terlihat sepele, hal ini memiliki pengaruh yang cukup besar. Mungkin anda pernah melihat sebuah foto prewedding di ruangan terbuka dimana pasangannya menggunakan gaung pesta.<br /> <br /> Ini adalah salah satu pemilihan corak yang tepat, karena foto diluar ruangan akan semakin maksimal jika orangnya menggunakan kostum dengan corak yang simple.<br /> <br /> <h4> 4.<span style="white-space: pre;"> </span>Rileks</h4> Memang benar, anda dan pasangan bukanlah model yang terbiasa lenggak-lenggok di depan kamera, rasa grogi atau malu adalah hal yang bisa. Namun untuk mendapatkan hasil yang fresh atau natural, anda harus mampu bersikap santai. Dengan begitu anda akan lebih lepas, dan hasilnya tentu saja akan sangat memuaskan.<br /> <br /> Berikut empat tips yang bisa anda gunakan untuk mendapatkan tampilan fresh pada saat foto prewedding. Agar persiapan yang anda lakukan tidak sia-sia, jangan lupa untuk selalu mendiskusikannya dengan fotografer atau jasa foto wedding pilihan anda. Dengan begitu masalah-masalah kecil bisa dihindari.</div>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"> <a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhk3KQpcgSLMj700XiQ89bx-4vvDo24qLu2IWYF3nQ0ohG1hMR0S-UfQSTQnakvcN3kO0xPEy4Dv-BoOd41kW3QguZMPBYHXBgivP1_07qm4syUF9-a3FPbIp45Qej0NiQpQC0055A1EMk/s1600/lanscape-fotografi-teknik-slow-speed.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" height="155" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhk3KQpcgSLMj700XiQ89bx-4vvDo24qLu2IWYF3nQ0ohG1hMR0S-UfQSTQnakvcN3kO0xPEy4Dv-BoOd41kW3QguZMPBYHXBgivP1_07qm4syUF9-a3FPbIp45Qej0NiQpQC0055A1EMk/s200/lanscape-fotografi-teknik-slow-speed.jpg" width="200" /></a></div> <br /> <div class="MsoNormal"> Fotografi landscape atau mengambil gambar dengan obyek pemandangan adalah salah satu jenis fotografi yang disukai banyak orang. Berbeda dengan fashion fotografi yang dianjurkan menggunkan lensa dengan bukaan besar, dalam fotografi landscape kita bisa menggunakan lensa kit dan hasilnya juga sudah memuaskan.</div> <div class="MsoNormal"> .</div> <div class="MsoNormal"> Kali ini kami akan mencoba untuk memberikan tips fotografi landscape dengan teknik long exposure agar pemandangan yang akan kita foto tidak saja indah, namun juga bisa mengasilkan efek dramatis yang lebih kuat.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Tips fotografi landscape dengan teknik long exposure ini bisa anda terapakan pada sebuah obyek bergerak, seperti air sungai, air terjun, gugusan bintang, serta obyek bergerak lainya pada saat melakukan<a href="http://www.wipfan.com/" target="_blank"> travelling</a>. Pada saat kita mengabadikan sebuah pemandangan, maka akan lebih baik jika semua unsur yang ada disekitar kita bisa terekam dengan jelas dan detail. Dalam hal ini berati kita membutuhkan settingan kamera dengan bukaan kecil atau pada angka aperture yang tinggi. </div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Jika aperture kita setting pada angka yang tinggi, maka cahaya yang masuk akan menjadi sedikit, tentu saja obyek akan menjadi gelap. Lalu apakah kita harus mengambil gambar pada siang hari yang memiliki banyak cahaya? Tidak perlu karena kita disini akan membahas fotografi landscape dengan teknik long exposure atau low speed, itu artinya sedikitnya masukan cahaya pada aperture akan digantikan dengan shutter speed yang pelan sehingga cahaya yang masuk akan tetap bagus.</div> <div class="MsoNormal"> .</div> <div class="MsoNormal"> Lupakan keinginanmu untuk mengabil gambar pada siang hari, karena dalam tips fotografi landscape dengan teknik long exposure akan lebih baik dilakukan pada pagi hari atau sore hari saat cahaya yang ada disekitar tidak terlalu banyak.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Untuk ISO, pilihlah pada tingkatan yang kecil agar ketajaman dari gambar bisa lebih jelas, dalam hal ini bisa anda pilih ISO 100 dan juga 200. Tak lupa untuk peralatan pendukung gunakan tripod dan remote shutter agar tidak ada goncangan pada kamera yang mengakibatkan gambar menjadi buram.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Jadi point penting dari fotografi landscape dengan slow speed adalah, aperture pada angka yang besar (bukaan kecil) untuk mendapatkan detail lebih jelas, shutter speed pada angka yang rendah untuk mendapatkan efek dramatis pada obyek bergerak, pengambilan gambar pada pagi atau sore hari (bisa juga siang hari,namun pastikan meter exposure bisa dalam keadaan normal) dan gunakan tripod serta remote shutter untuk menghindari goncangan kamera yang akhirnya membuat gambar menjadi blur.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Esekusi lanscape fotografi dengan teknik long exposure</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Pertama silahkan cari lokasi yang memungkinkan untuk menerapkan teknik long exposure atau low speed, contohnya pantai, sungai, air terjun, atau memotret gugusan bintang (untuk gugusan bintang atau milkway akan lebih baik jika dilakukan pada area pegunungan).</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Pasang remote shutter, dan letakan kamera pada tripod. Masukan semua pengaturan yang menjadi point penting pengambilan gambar lanscape dengan teknik long exposure. Jangan terfokus pada apa yang telah kami arahkan, anda bisa menggunakan pengaturan sendiri untuk mendapatkan komposisi yang pas sesuai dengan lokasi disekitar. </div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Namun untuk pengaturan shutter speed harus dalam keadaan yang lambat, karena kita akan membuat sebuah foto pemandangan dengan efek dramatis. Kunci mendapatkan pengaturan shutter speed yang pas yaitu menyesuaikan dengan cepatnya gerakan pada obyek. Jika obyek tersebut memiliki gerakan yang tinggi, anda bisa menggunakan shutter speed yang lebih tinggi dibandingkan dengan obyek yang memiliki gerakan lambat.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Dan maskimalkan dengan pemilihan anggle yang pas. Dalam hal ini anda tidak perlu takut memfoto dengan anggle yang berbeda dari fotografer lainya, karena dengan memfoto dari anggle yang beda, kita akan mendapatkan sebuah foto yang belum ada sebelumnya, dan tentu saja kualitasnya akan jauh lebih baik dari pada foto dengan anggle yang itu-itu saja.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Sudah siap untuk menerapkanya? Anda bisa menggunakan turorial ini untuk tips foto landscape pantai, tips foto landscape air terjun, tips foto landscape sungai, atau tempat lain yang memiliki obyek bergerak. Jika sudah berhasil, jangan lupa sharing hasil bidikan dengan meninggalkan link foto pada kolom komentar.</div> <br /> Artikel ini dipersembahkan oleh <a href="http://wipfan.com/">wipfan.com</a>
<div class="MsoNormal"> <div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"> <a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixdPuLQezajNhqopqjkcjmOIMYCGgHlQr8AQNPNAoZJ1jvD7GlTks0B1J12XbEfBTNKfc1hKAHwdFuxn0x1wlC_f-cZIIZioT-hunaWP9TmnfDIPFieU2JkxCbOBJ_3Q9Hl0sSaLybHsk/s1600/water-drop-fotografii.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixdPuLQezajNhqopqjkcjmOIMYCGgHlQr8AQNPNAoZJ1jvD7GlTks0B1J12XbEfBTNKfc1hKAHwdFuxn0x1wlC_f-cZIIZioT-hunaWP9TmnfDIPFieU2JkxCbOBJ_3Q9Hl0sSaLybHsk/s200/water-drop-fotografii.jpg" width="200" /></a></div> </div> <div class="MsoNormal"> Sebuah foto yang menampilkan gerakan beku dari tetesan air disebut sebagai water drop fotografi atau watersplash fotografi. ini adalah salah satu obyek yang bisa anda gunakan untuk menghasilkan gambar menarik, selain tidak membutuhkan biaya yang mahal, water drop fotografi juga bisa anda lakukan dimana saja, asalkan tempat tersebut memiliki pencahayaan yang terang.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Sudah siap mempelajari cara membuat water drop fotografi atau foto dari tetesan air? Berikut peralatan serta langkah yang harus kamu lakukan.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> <b>Peralatan yang dibutuhkan dalam waterdrop fotografi</b></div> <ul style="text-align: justify;"> <li>Tripod</li> <li>Remote shutter</li> <li>Wadah air (bisa cangkir)</li> <li>Flash external (jika tidak punya maksimalkan dengan pemilihan ruangan bercahaya cukup)</li> <li>Lensa macro (jauh lebih baik, jika tidak ada lensa kit juga sudah cukup)</li> <li>Pipet (atau wadah lain untuk menjatuhkan air)</li> </ul> <div style="text-align: justify;"> </div> <div class="MsoNormal"> <b>Setting kamera untuk membuat water drop fotografi</b></div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnMuQk21Yu0G9-ae20Fs4qRReiVWu6d6KX5rzi3-Irp9nTG8UmATiv4MToVoh3n8xsbeEyMAQcyxLH04qoj5fT87DG5PSIruxARx68U7NyRd1zbz-xlfm5_skSV6G8yPDd7E5a9Rqn1e4/s1600/WATER-DROP-KURANG-FOCUS.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="128" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnMuQk21Yu0G9-ae20Fs4qRReiVWu6d6KX5rzi3-Irp9nTG8UmATiv4MToVoh3n8xsbeEyMAQcyxLH04qoj5fT87DG5PSIruxARx68U7NyRd1zbz-xlfm5_skSV6G8yPDd7E5a9Rqn1e4/s200/WATER-DROP-KURANG-FOCUS.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">water drop fotografi yang kurang focus</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal"> Setelah peralatan sudah terpenuhi, lanjutkan dengan melakukan setting pada kameramu agar sesuai dengan kebutuhan watersplash fotografi. Karena kita akan membekukan gerakan jatuhnya air, maka hal yang pertama harus dilakukan adalah mengatur shutter speed pada kecepatan tinggi, dimulai dari 1/125 atau kecepatan yang lebih tinggi lagi seperti 1/800. </div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Kunci dan Teknik water drop fotografi yang paling penting Cuma <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>satu, yaitu menyeting kamera pada high speed fotografi, dengan begitu kita bisa mengabadikan gambar bergerak dengan kecepatan tinggi. Ingat, semakin tinggi kecepatan shutter speedmu, maka akan sedikit cahaya yang masuk kedalam kamera. Maka dari itu, pilihlah area yang yang memiliki cahaya cukup atau menggunakan bantuan flash of soe.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Atur diafragma pada angka f/5.6 atau f/8. Jika meter exposure masih menunjukan under, atasi dengan menaikan ISO, namun resikonya hasil foto menjadi nois(ada bintik-bintik).</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> <b>Tips membuat water drop fotografi</b></div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXEtB2wVTahWLAf1RlQoMLepYuXfcdFGMuDATcK6xIMG4aZBs-ApdemaRWtGs9zOlSjsetlt4zEFxBo9oaVs0SQgleiLXgTIOtPR0QcU9fpINtHdUF8uTQTle28v-7B-ma4C-FKOCi2wQ/s1600/WATERDROP.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="130" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXEtB2wVTahWLAf1RlQoMLepYuXfcdFGMuDATcK6xIMG4aZBs-ApdemaRWtGs9zOlSjsetlt4zEFxBo9oaVs0SQgleiLXgTIOtPR0QcU9fpINtHdUF8uTQTle28v-7B-ma4C-FKOCi2wQ/s200/WATERDROP.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Hasil yang sempurna</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Peralatanm sudah terpenuhi, kamera sudah terseting sesuai kebutuhan, saatnya esekusi jatuhnya air di dalam pipet menjadi sebuah gambar yangmemukau.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Pasang kamera pada tripod tepat didepan wadah cangkir yang akan menjadi jatuhnya air dari tetesan pipet. Jika pipet sulit untuk ditemkan, kamu bisa menggunakan media lain misalkan kantong plastik yang sudah dilubang sedemikian rupa untuk menjatuhkan air.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Pasang flash off soe pada area yang langsung menuju tetesan air dan bacground. Untuk bacground sendiri anda bisa menggunakan kertas, letakanya sekitar 30 centimeter dari jatuhnya air.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Matikan fitur auto focus pada lensa, dan bergantilah dengan mencari manual, karena dengan ini kita akan mendapatkan titik focus yang lebih baik dari pada auto. Setelah ini, tekan remote shutter pada saat air jatuh kedalam cangkir.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Kunci dari water drop fotografi ini adalah sabar, karena sangat sulit untuk mendapatkan moment terbaik pada saat air jatuh kedalam wadah. Selain itu dengan mencoba berkali-kali kamu juga akan tau seberapa banyak jeda yang dibtuhkan untuk mendapatkan efek letupan dari jatuhnya ir tersebut.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Berikut tips membuat water drop fotografi yang bisa kamu gunakan untuk membekukan gerakan jatuhnya air. Sudah punya foto terkait dengan water drop<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>fotografi? kamu bisa meninggalkan link foto di komentar yang telah disediakan.</div> <br /> <div style=”float: left; margin-right: 10px; margin-bottom: 5px;”> <script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <ins class="adsbygoogle" style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-6271556350424207" data-ad-slot="7134842779"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script> </div>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"> <a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhto68p1BzSHKmTno2ACCBIFi-7SfE7erMW6Sickk5wl_Xfv3lJmFC1ioHnjkei0E0htVRt7N1jta4h1oGsXC96twUcXUY-RtcX3bK-51wYkbI_quplz5NQeWWct1xB1djBn_AS5JMKegw/s1600/toy-fotografi-helmi-fauzie.png" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" height="140" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhto68p1BzSHKmTno2ACCBIFi-7SfE7erMW6Sickk5wl_Xfv3lJmFC1ioHnjkei0E0htVRt7N1jta4h1oGsXC96twUcXUY-RtcX3bK-51wYkbI_quplz5NQeWWct1xB1djBn_AS5JMKegw/s200/toy-fotografi-helmi-fauzie.png" width="200" /></a></div> Pernahkah kamu mendengar soal toy fotografi? Atau baru kali ini? Toys photography merupakan sebuah seni dalam fotografi dimana obyek yang akan kita bidik bukanlah benda hidup, namun sebuah mainan. Meskipun begitu, dalam toy fotografi kita ditantang untuk membuat mainan tersebut seolah-olah hidup, jadi imajinasi dari sang fotografer benar-benar ditantang dalam seni satu ini.<br /> <br /> <div class="MsoNormal"> Fauzie Helmi sebagai salah satu praktisi dalam seni toys fotografi mengungkapkan bahwa ini adalah seni yang memiliki proses yang sangat menyenangkan dan unik.<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>Bisa dibayangkan, fotografer adalah sutradara yang akan mengarahkan mainan tersebut memerankan aktor atau atris yang telah terkonsep dalam imajinasi.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Ingin tahu bagaimana cara membuat toy fotografi yang benar-benar hidup dan penuh imajinasi? Ada baiknya kamu membaca beberapa teknik dan tips toy fotografi berikut ini sebagai panduan dalam belajar.</div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQPm_Q1uDGkj0WGItriSR_hkJYxTo84BuWESaIsw5pfsREz9G259HvMC-B7K56uxGOyqq1mwvG-uBGw0wv9tpbvI6UCUMKVxyjkzeGl1wjb_MzarZwyXaVo5WvmKtKUy8xVF_DaSo449o/s1600/toy-fotografi-helmi-fauzie1.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="155" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQPm_Q1uDGkj0WGItriSR_hkJYxTo84BuWESaIsw5pfsREz9G259HvMC-B7K56uxGOyqq1mwvG-uBGw0wv9tpbvI6UCUMKVxyjkzeGl1wjb_MzarZwyXaVo5WvmKtKUy8xVF_DaSo449o/s200/toy-fotografi-helmi-fauzie1.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Toy Fotografi by Helmi Fauzie</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal"> <div style="text-align: left;"> 1. Buat sebuah konsep cerita</div> </div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Dalam toy fotografi kita ditantang untuk membuat mainan yang benda mati seolah-olah menjadi hidup. Selain memaksimalkan hasil foto mainan dengan teknik-teknik, langkah pertama dalam tips toy fotografi<b> </b>yaitu membuat sebuah cerita yang berkaitan dengan mainan tersebut. Tidak perlu pusing memikirkan cerita apa yang cocok dengan mainan kita, keluar rumah, lihat lingkungan sekitar, dan mulailah ambil cerita dari yang paling simple.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 2. Gunakan lensa makro</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Dalam hal ini, lensa macro sangat membantumu untuk menghasilkan gambar obyek yangkecil menjadi lebih besar dan detail. Namun jika kamu tidak memiliki lensa macro, toy fotografi dengan lensa kit juga sudah sangat baik hasilnya.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 3. Bersihkan mainan kamu</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Kita disini akan mengambil gambar mainan berukuran kecil menjadi tampak besar. Dengan bantuan lensa macro maka detail dari mainan tersebut sudah pasti akan nampak dengan jelas. Bersihkan mainan kamu dari debu dan juga kotoran, agar hasil yang kita peroleh bisa lebih maksimal.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 4. Gunakan teknik focus stacking</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Salah satu teknik toy fotografi yang sering digunakan adalah<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>focus stcking. Dalam fotografi, focus stacking adalah sebuah teknik dimana fotografer memfoto satu obyek dengan beberapa kali bidikan dengan tingkat focus yang berbeda-beda. Selainjutnya foto tersebut mereka proses menggunakan aplikasi editing untuk mendapatkan focus gabungan yang lebih lebar dan tajam. Salah satu aplikasi yang bisa kamu gunakan yaitu photoshop.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 5. Perhatikan pencahayaan</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Dalam fotografi pencahayaan memegang peranan yang sangat penting, begitu juga dengan toy fotografi. Tips membuat toy fotografi yang keren adalah memberikan komposisi cahaya yang sesuai dengan cerita yang kamu angkat.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 6. Maksimalkan dengan latar</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Pemilihan latar juga tidak bisa kita abaikan, karena dengan latar yang sesuai mainan kecil dan mati tersebut akan terlihat jauh lebih hidup. Dalam hal ini kamu bisa memilih area yang cocok, bisa outdoor ataupun indoor.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Berikut beberapa tips toy fotografi untuk memciptakan sebuah foto mainan yang keren dan hidup. Aplikasi semua hal diatas untuk mendapatkan gambar yang terbaik.<br /> <br /> <pre class="ad-code _ngcontent-zbi-9"></pre> </div> <div style=”float: left; margin-right: 10px; margin-bottom: 5px;”> <script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <ins class="adsbygoogle" style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-6271556350424207" data-ad-slot="7134842779"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script> </div>
<div style="text-align: justify;"> </div> <div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"> <a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZypEs-Vc8-DMv_KQBmqaIPTntoUXrHAjYnxIMxiknY3OUQoofId0KrB9gSyBilR3bSo873Npl2Y_FsHU0BBFaxus-z3-S47aVV22vTnOwD6WmWpb3xHlcCZEGbVSg01bnfj6nlAjPK-o/s1600/IMG_20160722_211128.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZypEs-Vc8-DMv_KQBmqaIPTntoUXrHAjYnxIMxiknY3OUQoofId0KrB9gSyBilR3bSo873Npl2Y_FsHU0BBFaxus-z3-S47aVV22vTnOwD6WmWpb3xHlcCZEGbVSg01bnfj6nlAjPK-o/s200/IMG_20160722_211128.jpg" width="200" /></a></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Jika anda ingin belajar teknik fotografi secara autodidak, dengan kecanggihan teknologi seperti sekarang ini tentu bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Sudah banyak sekali tutorial teknik fotografi dasar yang menjelaskan hal ini dan hampir semua hal tersebut sama, yang menjadi perbedaan mungkin hanya masalah istilah yang digunakan saja.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Meskipun sudah banyak sekali tutorial seperti ini, namun beberapa website hanya memberikan beberapa teknik-teknik dalam fotografi saja. Sehubungan dengan hal tersebut, kami disini mencoba untuk memberikan pembahasan yang lebih lengkap mengenai teknik fotografi untuk pemula, sehingga bisa memudahkan penghobi foto untuk belajar secara aoutodidak. Sudah tidak sabar ingin mengetahui tutorial teknik fotografi tersebut? Silahkan simak ulasanya dibawah ini.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> 1. Dept of Field</div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHv2MdJwsy7jgECoV7rNKtLbrRK8gd4MWff4bhHrzOAlbyNRTw22w3Mp6wMVnuiesd73uHOkMylCJUkA2exixBovMcd5D3NkcTkQCCiI25twKJUVjH0KlyfujUsxsdXwjimjhYz8qywZ8/s1600/dept+of+field.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="198" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHv2MdJwsy7jgECoV7rNKtLbrRK8gd4MWff4bhHrzOAlbyNRTw22w3Mp6wMVnuiesd73uHOkMylCJUkA2exixBovMcd5D3NkcTkQCCiI25twKJUVjH0KlyfujUsxsdXwjimjhYz8qywZ8/s200/dept+of+field.jpg" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Dept of Field</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Sebenarnya<span style="mso-spacerun: yes;"> </span>teknik yang disebut sebagai DOF ini adalah teknik yang sangat mendasar dalam fotografi, dimana kita bisa mengatur seberapa tinggi tingkat kefokusan yang akan kita berikan pada subyek untuk mendapatkan efek tertentu.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Ketika kita akan membidik sebuah subyek, maka akan ada dua elemen didalam foto tersebut yaitu latar depan (foreground) dan juga latar belakang (background). Kedua hal inilah yang akan kita mainkan, apakah mengatur ketajaman secara keseluruhan atau satu bagian saja.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Jika anda ingin memainkan satu subyek saja yang menjadi tajam atau sering disebut sebagai teknik bokeh, maka anda bisa mengatur Aperture pada angka terkecil (bukaan besar). Dan sebaliknya, jika anda ingin memfokuskan terhadap semua elemen maka anda bisa mengatur aperture ke nilai yang besar dengan bukaan pada lensa kecil.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> 2. Freeze</div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBXPsT4LQP4IDbZ-ZsOWnBZzecfmlZHMg1lejWDAJDT9ncLOoeQK-M0puUDBFg-u8EueXwuwWo717jjaoEezczCrYvu0Z2vbAEwGajv9mh3if2_MNX_aFBU3bOIFdvCCVo5Gq7AwXguoU/s1600/teknik+frezee+fotografi.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="178" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBXPsT4LQP4IDbZ-ZsOWnBZzecfmlZHMg1lejWDAJDT9ncLOoeQK-M0puUDBFg-u8EueXwuwWo717jjaoEezczCrYvu0Z2vbAEwGajv9mh3if2_MNX_aFBU3bOIFdvCCVo5Gq7AwXguoU/s200/teknik+frezee+fotografi.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Teknik Frezee ala Camoflife</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Selanjutnya teknik fotografi yang biasa digunakan pada kamera dslr yaitu Freeze, sebuah teknik yang digunakan untuk menangkap sebuah subyek bergerak agar menjadi beku atau diam. Jika dept of Field memiliki kaitan yang erat dengan Aperture, maka untuk teknik Freeze ini berkaitan dengan Shutter Speed yang tinggi, misalkan 1/900 atau 1/1000.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Karena kecepatan shutter speed pada teknik ini sangat tingi, maka anda harus memberikan komposisi cahaya yang pas dengan elemen lain misalkan menaikan ISO, atau memotret pada ruangan terbuka.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Movement</div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEcNVtDvCTjOXwMhMEOzowRrpWy2Oc7vEo9-IdWChDUnsdjvGxNepEMMrEG8ZzPHpUl284VWB6jBE_wOIF09fXNhDhGZODKG3fbk9L_Qx8R0-wVkPOlvPYji9fKPquTkKbNyT7rKP3Y6k/s1600/teknik+movement.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="131" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEcNVtDvCTjOXwMhMEOzowRrpWy2Oc7vEo9-IdWChDUnsdjvGxNepEMMrEG8ZzPHpUl284VWB6jBE_wOIF09fXNhDhGZODKG3fbk9L_Qx8R0-wVkPOlvPYji9fKPquTkKbNyT7rKP3Y6k/s200/teknik+movement.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Teknik Moving</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Jika teknik Freeze menggunakan kecepatan shutter speed yang tinggi, maka untuk teknik movement kali ini menggunakan shutter speed yang rendah supaya setiap pergerakan subyek yang akan kita bidik dapat terekam dengan sangat jelas dan menimbulkan efek yang luar biasa.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Teknik fotografi long exposur biasanya diterapakan pada saat minim pencahayaan, karena pada saat shutter speed rendah akan ada banyak cahaya yang masuk. Namun banyak juga yang menerapkan teknik ini pada siang hari pada saat pencahayaan bagus seperti menangkap pergerakan air terjun, air sungai dan lain-lain.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Ada syarat mutlak yang harus digunakan pada teknik ini, yaitu kondisi kamera harus dalam keadaan statis agar subyek yang di tangkat tidak blur. Anda bisa menggunakan bantuan tripod untuk mengatasi hal ini.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Panning</div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgM9mTWkF5U4jUVlghihdzNxuUGzu6LRQLnpiRAgnwsq-A7tTskOclk1gExqIlMGfJ5ESyCkVBaMsvLe6c6i1PzQF4-e2-1pZKtbyYUb6hAJWvKcqXPuHy1BkqStn_T_anQSPVjCmJomGo/s1600/teknik+panning.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="147" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgM9mTWkF5U4jUVlghihdzNxuUGzu6LRQLnpiRAgnwsq-A7tTskOclk1gExqIlMGfJ5ESyCkVBaMsvLe6c6i1PzQF4-e2-1pZKtbyYUb6hAJWvKcqXPuHy1BkqStn_T_anQSPVjCmJomGo/s200/teknik+panning.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Teknik Panning</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Teknik Panning sebenarnya memiliki sistem kerja yang sama dengan teknik Movement, yaitu menangkap sebuah obyek dengan kecepatan shutter speed yang rendah. Jika movement kamera harus dalam keadaan diam, maka untuk teknik Panning ini kamera terus mengikuti subyek yang bergerak.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Hasilnya, sebuah subyek bisa tertangkap dengan sangat jelas dan background menjadi sangat lebih blur.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Bulb</div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPUWYYV3izJVzEs-fyvSImat9e-w1XnJKeKTtWFcU-e5PMw8vaszsylv0kIm4w7WNMtW525Yt3ttK4N7k7kt7Hs-g0ttZMKILZnw2qb_syh9qcXwvKcEvPACKjsVzrmzpNy9LC0wWRDs4/s1600/blub.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="130" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPUWYYV3izJVzEs-fyvSImat9e-w1XnJKeKTtWFcU-e5PMw8vaszsylv0kIm4w7WNMtW525Yt3ttK4N7k7kt7Hs-g0ttZMKILZnw2qb_syh9qcXwvKcEvPACKjsVzrmzpNy9LC0wWRDs4/s200/blub.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Blubs ala Beautiful Photograph</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Foto blub bisa kita hasilkan dengan menggunakan mode manual dan memberikan pengaturan shutter speed pada blub. Dalam pengaturan ini shutter speed akan terus terbuka selama anda terus menekan tombol shutter, dan shutter speed akan menutup jika tombol shutter kita lepas.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Jika anda ingin menangkap pergerakan dengan sangat jelas, maka kamera harus dalam posisi yang statuis, silahkan gunakan tripod dan remote control untuk mengabadikan gambar terbaik.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Levitasi</div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-mLng7s289JhUpOaQajK_jVYkYvgXij7f0ZWJ2q9leWmOEdwldQJaurUFfDJDmsby2EKNFcwoVg4nFnwtgQ1g82xbI8bcXrhaE9jpMQkqQEAM3mFBXR-AH1oyUb594W6ZHnBSDie1IVU/s1600/teknik+levitasi.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="177" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-mLng7s289JhUpOaQajK_jVYkYvgXij7f0ZWJ2q9leWmOEdwldQJaurUFfDJDmsby2EKNFcwoVg4nFnwtgQ1g82xbI8bcXrhaE9jpMQkqQEAM3mFBXR-AH1oyUb594W6ZHnBSDie1IVU/s200/teknik+levitasi.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Teknik Levitasi ala Budiuzie</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Teknik Levitasi bisa kita sebut sebagai teknik turunan dari Freeze yang sama-sama mengabadikan subyek bergerak dengan shutter speed yang tinggi. Dalam teknik ini subyek dibuat seolah-olah sedang melayang-layang diudara tanpa bantuan apapun.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Untuk mendapatkan gambar levitasi yang baik, anda harus bisa menangkap subyek pada momemnt yang tepat dan subyek yang ditangkap gambarnya harus memiliki expresi yang sangat alami tanpa harus memperlihatkan bahwa melayang di udara tersebut hanya terjadi dalam waktu yang singkat.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> HDR (High Dynamic Range)</div> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhum1nJD_2DLaW7XFJK1MDbCQtFEdIRbp0TXXV4apkTSCSKTRBKf_HCzU2G1PdGwXr_Ky8A0Qlj12bV6i3-p8q5nYbZg8lpEIZTCIl-mO9BXJLrwAXL2s7V6ycc3OvSZo65i6AOuTENTSw/s1600/teknik+hdr+%2528high+dinamic+range%2529.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="173" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhum1nJD_2DLaW7XFJK1MDbCQtFEdIRbp0TXXV4apkTSCSKTRBKf_HCzU2G1PdGwXr_Ky8A0Qlj12bV6i3-p8q5nYbZg8lpEIZTCIl-mO9BXJLrwAXL2s7V6ycc3OvSZo65i6AOuTENTSw/s200/teknik+hdr+%2528high+dinamic+range%2529.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Teknik HDR ala Mat-Kodak</td></tr> </tbody></table> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Dan turorial yang terakhir yaitu teknik fotografi HDR (High Dinamic Range), sebuah teknik yang memungkinkan kita untuk mendapatkatkan gambar yang sangat mendetail dimulai dari area yang gelap dan area yang terang.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Dalam teknik ini kita akan menggabungkan beberapa foto yang memiliki tingkat kontras yang berbeda-beda. Jadi anda harus memiliki beberapa foto dengan satu subyek yang sama dan posisi sama, dengan nilai kontras yang berbeda-beda.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Berikut kumpulan teknik fotografi lengkap yang kami bagikan dengan anda. Pahami teknik fotografi diatas dengan baik dan benar, dan setelah itu anda bisa langsung bereksperimen menggunakan kamera dan peralatan yang dibutuhkan.</div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> <br /></div> <div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"> Jika anda memiliki pengetahuan teknik lain yang belum disebutkan dan sangat cocok untuk dicoba? Anda bisa membagi informasi tersebut kesesama pecinta fotografi melalui kolom komentar di bawah ini.<br /> <br /> <a href="http://boinc.umiacs.umd.edu/team_display.php?teamid=91074" target="_blank">Tujuan wisata</a></div> <br />
<br /> <br /> <div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"> <a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglB2WMBjMl81vqjocDkS7Pto8r_IKMg_4tQTnplIXPm30tlIzbAqmQBN7IKEGU80jL-vGBNvULK3nTyvxVT71NgBdzfZkT3Uy0rApmEhvifkD6xDuFIVfT8SdN-N3UDbgjuzPaKL-H6vo/s1600/KAMERA-DSLR-CANON-EOS650D.png" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" height="161" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglB2WMBjMl81vqjocDkS7Pto8r_IKMg_4tQTnplIXPm30tlIzbAqmQBN7IKEGU80jL-vGBNvULK3nTyvxVT71NgBdzfZkT3Uy0rApmEhvifkD6xDuFIVfT8SdN-N3UDbgjuzPaKL-H6vo/s200/KAMERA-DSLR-CANON-EOS650D.png" width="200" /></a></div> <div class="MsoNormal"> Jika pada postingan kemarin kami lebih memfokuskan step by step dan bagaimana cara mempertajam kemahiran dalam fotografi, kali ini kami akan mencoba untuk mengulas bagian-bagian yang paling mendasar dalam kamera DSLR.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Jika anda membaca postingan kami yang sebelumnya, tentu anda sudah tahu bahwa tips pertama dalam belajar fotografi yaitu memahami tombol navigasi dan elemen lain yang ada di dalam kamera, nah postingan kali ini akan lebih menekankan pada point tersebut atau dasar-dasar dalam fotografi yang memiliki pengaruh penting dalam menghasilkan foto. Apa saja kira-kira hal dasar pada kamera DSLR tersebut, silahkan simak ulasanya dibawah ini.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 1. Mengetahui pengaturan dial mode Buttom</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Mode merupakan sebuah panel yang ada di kamera DSLR, dimana fungsi panel yang satu ini yaitu untuk memberitahu kamera tentang mode mana yang akan digunakan. Setiap mode memiliki fungsi yang berbeda-beda, Bisa kita lihat pada mode M yang mengharuskan seorang fotografer untuk melakukan pengaturan sendiri terhadap masukan cahaya.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Ini adalah salah satu <span style="mso-bidi-font-weight: normal;">basic dasar fotografi </span>sebelum kita melakukan setting pada kamera terkait dengan shutter speed, aperture, dan ISO.</div> <div class="MsoNormal"> <ul> <li><a href="http://www.dasarfotografi.com/2016/07/memahami-mode-kamera-DSLR.html" target="_blank">Mengenal dan memahami jenis-jenis mode pada kamera DSLR</a></li> </ul> </div> <div class="MsoNormal"> 2. Mengetahui elemen yang menjadi masukan cahaya</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Secara istilah, fotografi merupakan seni menggambar yang menggunakan cahaya sebagai elemen pembentuknya. Ini adalah sebuah istilah kata dari bahasa Yunani dimana foto merupakan cahaya dan grafi berarti menulis, dalam hal ini berarti kamera adalah alat untuk menggambar tersebut dengan memanfaatkan cahaya. Bisa kita simpulkan bahwa cahaya memiliki pengaruh yang sangat penting dalam fotografi.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Lalu bagian mana saja yang menjadikan <span style="mso-bidi-font-weight: normal;">aturan dasar fotografi </span>dalam pembentukan cahaya, ada tiga point penting yang berkaitan dengan masukan cahaya yaitu Apperture, ISO, dan juga Shutterspeed. Ketiga hal ini harus anda pahami dan pelajari untuk mendapatkan pengaturan cahaya yang sesuai dengan kebutuhan.</div> <div class="MsoNormal"> <ul> <li><a href="http://www.dasarfotografi.com/2016/07/memahami-shutter-speed-aperture-dan-iso.html" target="_blank">Memahami shutter speed, Aperture, dan ISO</a></li> </ul> </div> <div class="MsoNormal"> 3. Mengetahui fungsi Exposure meter</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Exposur meter merupakan sebuah tanda yang bisa kita gunakan untuk melihat seberapa banyak cahaya yang masuk, sebelum kita tekan tombol shutter. Ada tiga istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan seberapa besar exposur, yaitu under, standar exposure, dan over.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Sebenarnya Exposure ini masih sangat berkaitan dengan tiga elemn yangkami sebuatkan diatas, yaitu shutter speed, Apperture, dan ISO. Jadi secara sederhana Exposure meter bisa kita sebut sebagai sebuah ukuran yang menjelaskan seberapa pas komposisi dari pengaturan tiga hal tersebut.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Berikut tiga hal <span style="mso-bidi-font-weight: normal;">mendasar dalam belajar fotografi bagi pemula. </span>Ketahui fungsi dari dial mode buttom, lanjutkan dengan pengturan shutter speed, apperture,dan iso, lihat bagaimana komposisi cahaya yang sudah kita atur, dan maksimalkan dengan teknik-teknik dalam fotografi.<br /> <ul> <li><a href="http://www.dasarfotografi.com/2016/07/kumpulan-teknik-fotografi-lengkap.html" target="_blank">Teknik-Teknik dalam fotografi </a></li> </ul> Jika anda memiliki pengetahuan lain yang berkaitan dengan point mendasar untuk belajar bagi pemula, bisa anda sampaikan melalui kolom komentar.</div>
<br /> <br /> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeJUNZ8kY388yzytaRa3_QwOWyg4sUcYNcZYgMYsPyIt6KLRRYmw9Bhp9Rl5Elgi1Y8RXYwahFf-NJIZ3AoSxjKSwF2WaDwm8Qi5aNvB1bF3kBKicrFNJSYbxNBmME2jlDvGVZVslONPw/s1600/IMG_20160718_185330.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeJUNZ8kY388yzytaRa3_QwOWyg4sUcYNcZYgMYsPyIt6KLRRYmw9Bhp9Rl5Elgi1Y8RXYwahFf-NJIZ3AoSxjKSwF2WaDwm8Qi5aNvB1bF3kBKicrFNJSYbxNBmME2jlDvGVZVslONPw/s200/IMG_20160718_185330.jpg" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;"><u>foto landscape</u></td></tr> </tbody></table> <br /> <div class="MsoNormal"> Sekarang ini hobi fotografi memang sedang digandrungi oleh banyak orang, khusnya mereka para remaja. Menjamurnya penghobi fotografi ini tentu tidak terlepas dari peran teknologi yang kian canggih. Sosila media adalah salah satu penyebab banyaknya orang semakin mencintai dunia fotografi, dan hal ini juga di dukung dengan banyaknya perusahaan yang mengeluarkan kamera khusus untuk pemula dengan harga yang sangat terjangkau.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Jika anda salah satu orang yang sedang berusaha terjun dalam dunia fotografi, baik sekedar untuk hobi atau untuk bisnis, maka belajar adalah suatu hal yang wajib untuk dilakukan. Dan ini harus step by step, tidak bisa langsung loncat begitu saja.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Pada kesempatan kali ini kami akan mencoba untuk merangkum sebuah tutorial atau panduan belajar kamera dslr untuk pemula agar proses belajar menjadi lebih mudah. Menggunakan panduan belajar kamera dslr yang baik dan benar ini penting untuk diketahui, karena kebanyakan pemula yang salah dalam belajar akan sangat kesulitan untuk mendapatkan bidikan gambar yang menarik, dan hal ini bisa berdampak kepada putus asa untuk berlatih dan belajar kamera. Oke langsung saja, berikut tips belajar kamera dslr untuk anda.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 1. Pahami tombol navigasi dan elemen lain yang ada di kamera anda</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Setelah anda sudah membeli kamera, maka anda harus mengetahui terlebih dahulu setiap bagian yang ada di kamera anda. Caranya bagaimana? Yaitu dengan membaca buku panduan belajar kamera dslr yang sudah diberikan pada saat anda membeli kamera.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Kebanyakan pemula sangat malas jika disuruh untuk membaca buku panduan, mereka akan lebih senang untuk langsung mengggunakan kameranya saja. Padahal dalam belajar kamera itu tidak hanya membidik saja, sebelum hal itu ada beberapa hal yang harus kita lakukan seperti melakukan setting agar sesuai dengan </div> <div class="MsoNormal"> konsep pencahayaan sekitar.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 2. Fokus dalam belajar dengan apa yang sudah kamu punya</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Dalam tahap ini sudah pasti anda akan mencari banyak tutorial terkait dengan kamera yang kamu miliki. Lambat laun kamu pasti akan mengerti bahwa kamera DSLR memungkinkan kita untuk menggunakan perangkat lain yang dapat memaksimalkan bidikan. Jika seorang pemula sudah stuck untuk menghasilkan foto yang menarik, biasanya mereka akan berfikir “apa harus beli perangkat tambahan ya? Misalkan lensa?”.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Abaikan ambisi tersebut, dan fokuslah untuk belajar menggunakan dan memahami sampai sejauh mana kemampuan kamera yang anda miliki, karena kamera yang sekarang ini tersedia dipasaran sudah sangat cukup untuk menghasilkan foto yang menarik, meski menggunakan lensa kit sekalipun. </div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Jika suatu saat anda sudah mengetahui kearah mana fotografi yang akan kamu jalankan, anda bisa membeli perangkat tambahan untuk mendukung hal tersebut.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 3. Belajar peka dengan obyek disekitar</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Cara belajar kamera dslr bagi pemula yang selanjutnya yaitu belajar untuk melihat sebuah obyek dari sudut pandang yang berbeda-beda. Cobalah untuk melihat anggle mana yang paling pas dengan subyek yang ada di depan anda. Ubahlah mindset anda untuk meniru apa yang sudah ada, janganpernah takut untuk berlawan dengan apa yang biasa dilakukan oleh fotografer lainya.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 4. Mulailah belajar teknik fotografi</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Kamera DSLR dengan level entry sekalipun sudah sangat mendung untuk diterapkan pada beberapa teknik yang ada di dalam fotografi. Beberapa teknik tersebut seperti panning, blubs, dept of field, freeze, dan juga movement. Ini adalah teknik yang berkaitan dengan perangkat kamera, selain itu masih banyak teknik yang menggabungkan kemampuan anda melihat subyek, salah satunya adalah teknik framing.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 5. Jangan ragu untuk membawa kameramu kemanapun</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Mudahnya belajar kamera itu bisa kita lakukan dimana saja, misalkan di pusat perbelanjaan, di jalan-jalan, tempat nongkrong, pada saat perjalanan, atau acara-acara lainya. Cobalah untu mengamati hal apapun yang ada disekitar, dan keluarkan kameramu jika merasa ada subyek yangmenari.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 6. Belajarlah dari para master</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Kecangihan teknologi yang ada sekarang membuat proses belajar menjadi lebih mudah, dan hal ini tidak hanya tentang fotografi saja, bahakn mencakup semua hal. Mulailah untuk mengamati apa yang biasa dilakukan oleh seorang fotografer profesional, anda bisa mengikuti akun jejeraing sosial milik fotografer lain dan amati setiap karya mereka upload. Dari hal kecil seperti ini, suatu saat kamu akan mengetahui sendiri hal-hal kecil yang membuat foto menjadi lebih menarik.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 7. Bergabunglah dengan orang yang sudah terjun lebih dulu</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Selalu ingat bahwa belajar kepada seorang yang sudah terjun lebih dulu jauh lebih mudah dibandingkan dengan belajar secara autodidak. Mulailah untuk mengenal komunias fotogarfi di kotamu, dan ikuti hunting yang rutin mereka lakukan.</div> <br /> <span style="font-family: "calibri" , "sans-serif"; font-size: 11.0pt; line-height: 115%;">Berikut cara belajar kamera dslr buat pemula yang praktis dan menyenangkan. Anda memiliki tips lain dalam belajar kamera DSLR? Sampaikan dengan teman yang lainya melalui <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>komentar.</span>
<div style="text-align: center;"> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCKPylJzsx-eP6pZoTeD2DrQ9D_CN7JfrZFCDHAWGJmb2jaT5VZoJPb3uZq56Htd9ShXUgXlkIfdNc7WACmvIsGIVmCTMwxgcmt1hPCyT4w-_0U-cSSRbEyMZdsMR4tNqeKzVmyHGp0oI/s1600/TEKNIK-FOTO-FRAMING.png" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="123" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjCKPylJzsx-eP6pZoTeD2DrQ9D_CN7JfrZFCDHAWGJmb2jaT5VZoJPb3uZq56Htd9ShXUgXlkIfdNc7WACmvIsGIVmCTMwxgcmt1hPCyT4w-_0U-cSSRbEyMZdsMR4tNqeKzVmyHGp0oI/s200/TEKNIK-FOTO-FRAMING.png" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Teknik framing fotografi</td></tr> </tbody></table> <div style="text-align: left;"> Bagi anda seorang yang mencintai dunia fotografi, menghasilkan foto yang indah dan spektakuler merupakan sebuah tujuan yang di idam-idamkan. Meskipun belum menghasilkan uang dari hobi yang satu ini, namun ada kebanggan sendiri yang dirasakan ketika berhasil menciptaka foto yang indah.</div> </div> <br /> Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membuat foto yang indah. Lupakan sejenak masalah mana kamera terbaik, namun mulailah ambil kamera anda dan gunakan beberapa teknik fotografi untuk memaksimalkan bidikan anda, salah satunya adalah teknik framing fotografi yang akan kita bahas kali ini. Teknik ini mungkin sudah sangat familiar bagi seorang fotografer profesional, namun bagi anda yang baru terjun dalam dunia fotografi tentu saja belum bisa paham. <br /> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Framing fotografi adalah adalah sebuah teknik dalam fotografi dimana POI (point of interest) yang menjadi titik obyek dari fotografi dibingkai dengan dengan obyek lain yang letaknya lebih dekat dengan kamera.Tentu anda pernah pernah melihat sebuah bingkai atau frame yang digunakan untuk meletakan foto.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Secara sederhana, sebenarnya teknhik framing dalam fotografi sama, namun hal ini dilakukan pada saat mengambil gambar dimana obyek yang ada disekitar kamera digunakan untuk menutupi ruang kosong disekitar point of interest.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Bingkai atau elemen lain yang terletak di dekat kamera ini dinamakan foreground atau latar depan. Fungsinya yaitu untuk menambahkan kesan tertentu dan juga membatasi ruang kosong pada sisi Point of Interest. Fungsi lain dari teknik yang satu ini yaitu untuk menuntun penglihatan penikmat foto agar tertuju langsung pada point of interest. </div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> Ada banyak elemen yang bisa kita manfaatkan untuk membuat frame atau obyek yang mengililingi point of interest tersebut. Contoh dari elemen yang sering digunakan pada tekhnik framing adalah lubang jendela, pintu, atau benda lain memiliki ruang kosong ke area depan. </div> <div class="MsoNormal"> <table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijtVGP3B5uwkS2dMG1qKGVvDBhl0CRYuUiyya2b8CLCDeOU_DTxuQswTkNWgy2hYT-b144KMJiUadJa59W9ECd3a-cvgYcKbQubHIkGSx-GZzlbmf0150auoz8qeQ2iBS1DsDgG5CWx0E/s1600/IMG_20160721_132620.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEijtVGP3B5uwkS2dMG1qKGVvDBhl0CRYuUiyya2b8CLCDeOU_DTxuQswTkNWgy2hYT-b144KMJiUadJa59W9ECd3a-cvgYcKbQubHIkGSx-GZzlbmf0150auoz8qeQ2iBS1DsDgG5CWx0E/s200/IMG_20160721_132620.jpg" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">Teknik Framing dengan memanfaatkan daun padi sebagai foreground</td></tr> </tbody></table> </div> <div class="MsoNormal"> Namun dalam teknik ini, foreground atau latar depan tidak harus mengelilingi keselurahan dari poin of interest. Sehingga hal-hal lain seperti ranting, pagar, atau elemen lain juga bisa digunakan pada teknik ini. Sampai disini tentu anda sudah ada sedikit gambaran tentang pengertian framing fotografi. Jika sudah paham dengan pengetianya, selanjutnya mari kita sama-sama belajar framing fotografi dengan menggunakan tips-tips berikut ini.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> <b>Tips framing pada fotografi</b><br /> <table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"><tbody> <tr><td style="text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPZ3EOAGzOgMUg5ny0UeqnnbqwcQCsjzfGEgDNyo1xonLooNOpe5sn38aAdbR1JOm_S1VTtDJBIZaX16mPFOzK_gBS0gyL5W4-1QJPfQoNvhUOs1gLiWa-0nqCTPAd4HTJtc5L2TqNAII/s1600/IMG_20160714_234817.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"><img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPZ3EOAGzOgMUg5ny0UeqnnbqwcQCsjzfGEgDNyo1xonLooNOpe5sn38aAdbR1JOm_S1VTtDJBIZaX16mPFOzK_gBS0gyL5W4-1QJPfQoNvhUOs1gLiWa-0nqCTPAd4HTJtc5L2TqNAII/s200/IMG_20160714_234817.jpg" width="200" /></a></td></tr> <tr><td class="tr-caption" style="text-align: center;">memanfatkan anak tangga sebagai foreground</td></tr> </tbody></table> Setelah pemahaman tentang teknik ini sudah terbentuk, anda tidak bisa mengambil gambar asal-asalan. Semua teknik dalam fotografi tentu memiliki fungsi yang sama, yaitu menghasilkan sebuah foto yang lebih indah dari pada tanpa menggunakan teknik. Ketika anda sudah menjadapatkan subyek yang akan dibidik, anda bisa memperhatikan beberapa hal berikut ini.</div> <div class="MsoNormal"> <br /></div> <div class="MsoNormal"> 1. Perhatikan dengan seksama efek atau irama seperti apa yang bisa kita maksimalkan dengan foreground dan point interest yang ada di hadapan anda. Misalkan memilih warna foreground dan poin of interest yang sama untuk mengasilkan efek yang menyatu atau memilih warna yang berbeda agar mata langsung terfokus dengan point of interest.</div> <div class="MsoNormal"> <br /> 2. Gunakan permainan focus dan blur pada bagian foreground. Anda bisa memilih salah satu yang sesuai dengan efek yang dihasilkan.</div> <div class="MsoNormal"> <br /> 3. Pilihlah sebuah foreground yang simple, karena banyak orang yang memilih foreground dengan bentuk terlalu rumit, sehingga pada akhirnya membuat banyak orang kesulitan mencari point of interest dalam foto tersebut.</div> <br /> <span style="font-family: "calibri" , "sans-serif"; font-size: 11.0pt; line-height: 115%;">Berikut tiga tips framing pada fotografi yang bisa digunakan untuk memaksimalkan hasil photo framing. Jika anda memiliki tips atau foto yang berkaitan dengan teknik lain, anda bisa membagi cerita anda melalui komentar, sedangkan untuk foto anda bisa meninggalkan link yang mengarah ke foto framing anda.</span>